Penemu WWW adalah Tim Berners-lee, seorang ahli komputer berkebangsaan Inggris yang bekerja di lembaga riset nuklir eropa (CERN) pada tahun 1990.

Keunggulan utama WWW adalah kemampuannya untuk "saling bertautan" (hyperlinked) berbagai dokumen melalui di Internet dan dalam berbagai format pul, seperti teks, gambar maupun multimedia.

Dengan demikian seorang pengguna Internet, dengan menggunakan browser, dapat berpindah-pindah dari satu dokumen ke dokumen lainnya dengan hanya memilih (meng-klik) tautan (link) yang ada.



Optimisasi mesin pencari (bahasa Inggris: Search Engine Optimization, biasa disingkat SEO) adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut. Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung.

Sejalan dengan makin berkembangnya pemanfaatan jaringan internet sebagai media bisnis, kebutuhan atas SEO juga semakin meningkat. Berada pada posisi teratas hasil pencarian akan meningkatkan peluang sebuah perusahaan pemasaran berbasis web untuk mendapatkan pelanggan baru. Peluang ini dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menawarkan jasa optimisasi mesin pencari bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki basis usaha di internet.

Menurut Danny Sullivan, istilah search engine optimization pertama kali digunakan pada 26 Juli tahun 1997 oleh sebuah pesan spam yang diposting di Usenet. Pada masa itu algoritma mesin pencari belum terlalu kompleks sehingga mudah dimanipulasi.

Versi awal algoritma pencarian didasarkan sepenuhnya pada informasi yang disediakan oleh webmaster melalui meta tag pada kode html situs web mereka. Meta tag menyediakan informasi tentang konten yang terkandung pada suatu halaman web dengan serangkaian katakunci (keyword). Sebagian webmaster melakukan manipulasi dengan cara menuliskan katakunci yang tidak sesuai dengan konten situs yang sesungguhnya, sehingga mesin pencari salah menempatkan dan memeringkat situs tersebut. Hal ini menyebabkan hasil pencarian menjadi tidak akurat dan menimbulkan kerugian baik bagi mesin pencari maupun bagi pengguna internet yang mengharapkan informasi yang relevan dan berkualitas.

Larry Page dan Sergey Brin, dua mahasiswa doktoral ilmu komputer Universitas Stanford, berusaha mengatasi permasalahan tersebut dengan membangun Backrub, sebuah mesin pencari sederhana yang mengandalkan perhitungan matematika untuk memeringkat halaman web. Algoritma tersebut, yang dinamakan PageRank, merupakan fungsi matematika yang kompleks berupa kombinasi antara perhitungan jumlah link yang mengarah pada suatu halaman web dengan analisis atas kualitas masing-masing link tersebut.

Berdasarkan prinsip kerja PageRank, secara umum bisa dikatakan bahwa halaman web yang memperoleh peringkat tinggi adalah halaman web yang banyak di-link oleh halaman web lain. Nilai PageRank juga akan semakin tinggi apabila halaman web yang mengarah kepadanya juga memiliki kualitas yang tinggi. Nilai sebuah link dari situs berkualitas tinggi seperti Yahoo! atau DMOZ dapat bernilai lebih tinggi daripada kombinasi nilai link dari seratus situs web berkualitas rendah.

Backrub hanyalah sebuah permulaan. Pada tahun 1998 Page dan Brin mendirikan Google yang merupakan versi tingkat lanjut dari Backrub. Dalam waktu singkat Google memperoleh reputasi dan kepercayaan dari publik pengguna internet karena berhasil menyajikan hasil pencarian yang berkualitas (tidak dimanipulasi), cepat, dan relevan. PageRank lantas menjadi standar baik bagi mesin pencari lain maupun bagi webmaster yang berusaha agar situs webnya memperoleh nilai PageRank setinggi mungkin sehingga menempati posisi tertinggi pada hasil pencarian.

Sumber : http://www.freebacklink.us/

Kalau tidak memiliki artikel yang berhubungan, silakan cari artikel dari website lain yang memiliki reputasi tinggi Misal wikipediaorg dan lain sebagainya Tambahan untuk pengguna WordPress self hosted: Untuk pengguna WordPress hosting sendiri seperti DiWordPresscom ini, ada satu tambahan yang tidak kalah penting dalam menulis artikel agar SEO friendly Tips SEO tambahannya yaitu: Pastikan sudah menginstall All in One SEO Pack plugin, atau plugin lain yang fungsinya sama


Diantara tanda petik, tambahkan keyword ya? Sempurnakan menulis artikel SEO dengan menambah link Anda punya artikel lain yang berhubungan? Nah kalu punya, silakan membuat link di artikel baru dan me-link-kan ke artikel lama tersebut dengan anchor text (teks yang digunakan sebagai link) berupa keyword yang sedang diupayakan menjadi nomor 1 Google


Jadi dalam menulis SEO, silakan beri quote/kutipan pada satu paragraf, masukkan kata kunci pada quote tersebut Menambahkan gambar pada setiap artikel, menambah alt tag pada gambar Setiap menulis artikel, saya sarankan menambahkan gambar Selain untuk mempercantik tampilan, gambar juga berpengaruh dalam SEO


Namun saya punya cara tersendiri untuk menulis SEO ini Bagaimana tips SEO dari DiWordPress? Menulis SEO memang gampang-gampang susah Untuk menjadi nomor 1 di Google diperlukan komposisi yang tepat dalam penempatan keyword, penebalan kata, penambahan H3 tags, penambahan gambar dengan alt tag, dan lain sebagainya


Diantara tersebut isikan sub-judul yang mengandung keyword Jadi nanti muncul tampilan tulisan yang agak besar pada artikel yang merupakan sub-judul (perhatikan tulisan saya pada artikel ini) Kenapa bukan H2 tag? Menurut sumber yang saya baca (blogussioncom), H2 tag adalah untuk judul artikel, bukan untuk sub judul


Menulis SEO: Masukkan kata kunci pada setiap paragraf Ya, ini juga sangat penting Komposisi penulisan kata kunci hendaknya tidak terlalu banyak Cukup satu di setiap paragraf Misalnya di dalam sebuah artikel ada 10 paragraf, sudah terdapat 10-20 keyword dalam artikel tersebut Belum lagi nanti ditambah H3 tag dan keyword yang ada pada gambar


Jadi untuk lebih aman, lebih baik menggunakan H3 saja Toh sudah terbukti selama saya ikut lomba SEO, saya pernah menjadi juara 1 meskipun hanya memiliki sangat sedikit backlink (hanya mengandalkan menulis SEO) Menambah blockquotes untuk satu paragraf saja Contoh blockquotes adalah pada paragraf ke-empat pada tulisan ini


Untuk urusan SEO, namai gambar dengan nama sesuai kata kunci Misal tadi soal blog, namai saja gambar itu sebagai blog keren atau kata-kata lain yang berhubungan Setelah itu, coba lihat pada kolom pengeditan HTML Yang dimaksud alt tag ya kode alt sama dengan tanda petik dua diatas


Nah, bisa terbayang statemen diatas? Ya, menulis SEO tidak lepas dari elemen-elemen diatas Saya sendiri menggunakan semuanya dalam menulis artikel di blog Tujuannya setidaknya tulisan saya ada di halaman pertama Google dan dibaca, bukan untuk mencari uang Oke, akan saya jelaskan satu per satu kalimat diatas Menulis SEO: Menulis dengan cetak tebal (bold) Dalam sebuah artikel yang ditargetkan kata kuncinya agar bisa nomor 1 Google, hendaknya terdapat 3-5 kata tersebut yang dicetak tebal Logikanya, apabila ada kata dengan cetak tebal, kata tersebut yang ditonjolkan bukan? Jadi robot Google menganggap kata tebal tersebut kata yang penting Namun jangan semua kata dicetak tebal Biasanya kalau saya cukup 3 saja


Kemarin sudah saya jabarkan dasar SEO untuk WordPress, kini saatnya melangkah pada tips selanjutnya yaitu mendalami SEO On page tentang menulis SEO Tapi sudah dipahami belum sedikit tentang SEO? Karena tujuan dari SEO adalah untuk menjadi nomor 1 di Google, maka kita juga harus selalu update informasi tentang Google dong? Hal pertama yang harus diperhatikan dalam menulis artikel agar SEO friendly adalah keyword yang kita bidik Maksudnya, tentukan dulu keywordnya dengan sedikit riset dengan menggunakan Google Keyword Tool masukkan kata-kata yang sekiranya berhubungan dengan yang kita targetkan


Misalnya kita akan menulis tentang blog, coba isi kotakan Keyword Tool tadi dengan kata-kata yang berhubungan dengan blog Keyword telah Ditemukan, Saatnya Menulis SEO! Nah, apabila keyword sudah ditentukan, saatnya kita menulis agar SEO friendly Menulis SEO kata para master SEO memang gampang-gampang susah Tidak boleh terlalu banyak keyword yang dimasukkan lah, tidak boleh dicampur antara tulisan cetak miring dan cetak teballah


Setelah menulis artikel, lihat kolom di bawah penulisan artikel Terdapat tiga kolom untuk edit SEO detail, gunanya untuk mengganti custom title, custom description, dan custom keywords Isilah custom title tag dengan judul artikel Anda Pastikan judul tersebut mengandung kata kunci Judul tidak boleh lebih dari 70 karakter! Pada custom meta descriptions, silakan isi dengan kalimat rangkuman untuk seluruh artikel Anda Kalimat tersebut harus mengandung setidaknya satu kata kunci Kalimat disini tidak boleh lebih dari 150 karakter! Oh iya, kalau bisa buat kalimat rangkuman yang menarik supaya orang penasaran untuk membaca artikel Anda


Jadi saya sarankan 1 keyword saja sebenarnya sudah cukup untuk menulis SEO yang baik Karena terlalu banyak keyword nanti malah dianggap spam oleh Google Menulis SEO: Menambah H3 tag H3 tag bisa ditambahkan dengan menulis kode pada kolom penulisan HTML

Sumber: http://www.freebacklink.us/